Kemenko Perekonomian RI Jajaki Pemanfaatan Teknologi LIPI Untuk Pengembangan Wilayah

Kemenko Perekonomian RI Jajaki Pemanfaatan Teknologi LIPI Untuk Pengembangan Wilayah

Cibinong-Humas LIPI. Adalah sebuah keniscayaan jika pemanfaatan teknologi merupakan kunci memadukan pengembangan wilayah konvensional yang bertumpu pada pembangunan fisik dengan pembangunan berbasis teknologi. Keberhasilan menerapkan pemanfaatan teknologi sesuai dengan wawasan kewilayahan akan memberikan dampak berganda ekonomi dan keunggulan daya saing kawasan sehingga dibutuhkan wawasan dan paradigma baru mengenai perencanaan dan pengembangan kebijakan kewilayahan yang berbasiskan pengembangan teknologi nasional.

Latar belakang tersebut menjadi dasar kunjungan, sekaligus menjajaki pemanfaatan teknologi LIPI untuk pengembangan wilayah/kawasan dari Kementerian Koordinator Perekonomian RI melalui Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang ke Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek (PPII) – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Cibinong, pada Rabu (17/2).

Kepala PPII LIPI yang diwakili oleh Theresia Ningsi Astuti selaku Koordinator bidang Alih Teknologi, mengungkapkan bahwa dalam pemanfaatan teknologi untuk pengembangan wilayah atau kawasan, LIPI memiliki berbagai teknologi dan fasilitas, khususnya untuk UMKM sebagai upaya menyerap tenaga kerja dalam proses produksinya”. “Sebagai contoh pada bidang pangan yang selama ini tumbuh dan berkembang dibawah binaan PPII- LIPI,” ujarnya

Dirinya juga menjelaskan beberapa gambaran hasil teknologi (kekayaan intelektual) dan fasilitas milik LIPI yang dapat dimanfaatkan secara bersama oleh kemenko perekonomian untuk pengembangan wilayah/kawasan.

Sementara itu dari pihak Kemenko Perekonomian yang diwakili Kepala Bidang Pemanfaatan Teknologi, Heny Puspitasari menjelaskan, dengan adanya pemanfaatan teknologi diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat. “Imbas pertumbuhan perekonomian masyarakat akan menciptakan tenaga kerja dan memberi nilai tambah inovatif produk serta mendukung daya saing pengembangan wilayah/kawasan dari suatu daerah,” papar Heny.

“Harapan dari kunjungan ini adalah terciptanya inovasi teknologi yang diterapkan untuk pengembangan di suatu wilayah dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi sehingga dapat menyerap tenaga kerja serta meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkas Heny. (THP ed. SL)