Warga Berkebutuhan Khusus Binaan PPII Panen Ikan Lele

Warga Berkebutuhan Khusus Binaan PPII Panen Ikan Lele

Cibinong. Humas LIPI. Pusat Pemanfaatan dan Inovasi IPTEK (PPII) LIPI mempunyai tugas dan fungsi untuk membina perusahaan perintis berbasis teknologi yaitu start up dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). Sejak tahun 2015, PPII menjadi inkubator teknologi di Lingkungan LIPI dan  sebagai inkubator, PPII melakukan proses inkubasi terhadap wirausaha/tenant melalui pelayanan penyediaan tempat sebagai sarana beserta fasilitas pendukung lainnya, meliputi akses teknologi, manajemen usaha, akses pemasaran, akses permodalan, pelatihan, pendampingan, dan bimbingan kewirausahaan.

Salah satu start up yang memanfaatkan fasilitas, sarana dan prasarana di PPII yaitu Inclusive and Vocational Center binaan Sekolah Vokasi IPB dengan peserta didik warga berkebutuhan khusus. Mereka melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan perikanan dan pertanian di area PPII.

Ana Harlina, Koordinator Inkubasi PPII mengatakan sangat mendukung kegiatan Inclusive and Vocational Center.  “kami sadar bahwa warga berkebutuhan khusus membutuhkan kegiatan untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk membangun ekonomi dan bisnis sehingga dapat hidup mandiri (entrepreneur) ketika berdampingan dengan masyarakat”. Terangnya.

Dedy Wahyoedy selaku Direktur Inclusive and Vocational Center mengatakan warga berkebutuhan khusus sudah mulai melakukan serangkaian kegiatan sejak pertengahan Bulan September 2020. “Hari ini warga berkebutuhan khusus telah melakukan serangkaian kegiatan budidaya perikanan, pertanian buah dan sayuran dan selama rangkaian sejak september hingga sekarang sudah memanen bayam merah, kangkung dan hr ini memanen ikan lele” ungkapnya.

“Para warga berkebutuhan khusus rutin seminggu 2 kali belajar bagaimana cara memperbesar ikan dan hasilnya pada saat panen sesuai target menghasilkan 2 kuintal, hal ini capaian yg cukup membanggakan”. Tambah Dedy pada Selasa (22/12) saat kegiatan panen ikan lele berlangsung.

Kegiatan warga berkebutuhan khusus di PPII LIPI merupakan implementasi dari UU No. 8/2016 tentang Disabilitas memberikan peluang dan kesempatan bagi warga berkebutuhan khusus untuk mendapatkan kesetaraan dalam bidang pendidikan, kewirausahaan dan pekerjaan

Kegiatan penen perikanan budidaya lele dengan system RAS (Recirculating Aquaculture System) membuktikan bahwa warga berkebutuhan khusus dapat produktif dan memberikan kontribusi pada ketahan pangan bagi diri sendiri bahkan bagi negara secara tidak langsung. Hal ini pula membuktikan bahwa melalui kegiatan tersebut memberikan peluang dan kesempatan bagi warga berkebutuhan khusus secara ekonomi dan juga memberikan kontribusi pada kemajuan ekonomi nasional. Kegiatan ini juga berbasis produk dan telah banyak berproduksi walaupun tidak rutin setiap hari karena kondisi pandemic. Hasil produk peserta didik diantaranya ikan bumbu kuning, frozen food, baso isi daging puyuh, telur puyuh, otak-otak, keripik bayam merah, keripik bunga dan buah papaya.

“Harapan dari kondisi pandemic covid tidak banyak tetapi fasilitas yang telah disediakan oleh PPII memberikan kesempatan yang luar biasa kepada warga berkebutuhan khusus karena tempatnya yang begitu indah dan memadai untuk aktivitas produksi dan budidaya perikanan seta pertanian. Hal ini sangat memberikan manfaat terutama bagi mereka untuk berswasembada”. Pungkas Dedy. (yl)