KUNJUNGAN PENJAJAKAN KERJA SAMA PT KALBE KE PPII-LIPI

KUNJUNGAN PENJAJAKAN KERJA SAMA PT KALBE KE PPII-LIPI

PT. Kalbe Farma, Tbk berencana akan mengembangkan vaksin virus SARS-CoV-2 dan bekerja sama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Pada Selasa, 30 Juni 2020 Christofer Sweenney sebagai Associate Director dan Daniel Iskandar (Site Manager) beserta tiga personil lainnya dari PT. Kalbe Farma, Tbk berkunjung ke Pusat Pemanfaatan dan Inovasi Iptek LIPI, di Cibinong Science Center – Botanical Garden (CSC-BG) untuk melihat fasilitas yang dimiliki oleh LIPI dalam rangka kerja sama pengembangan vaksin tersebut.


Ana Harlina S.H., M.M., (red:kanan) mendampingi PT. Kalbe Farma, Tbk berkunjung ke Ruang Display PPII-LIPI

Pihak PPII LIPI diwakili oleh Ana Harlina S.H., M.M., sebagai pengelola Kawasan Sains dan Teknologi (KST) menyambut maksud baik dari PT. Kalbe Farma, Tbk, dengan menunjukkan beberapa hasil penelitian yang telah berhasil dikomersialisasikan baik oleh start up binaan maupun oleh UMKM di ruang display PPII. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, tim dari Biro Kerjasama Hukum dan Humas (BKHH) LIPI dan tim KST menunjukkan pilot plan yang dikelola oleh PPII.

Penjelasan fasilitas dan peralatan produksi oleh
Muhamad Ridwan S. Far., (red:kanan)

Rombongan dari PT Cikarang Bekasi ini antusias dengan fasilitas atau peralatan yang dimiliki PPII terutama alat fermentor berkapasitas 200 liter, mekipun ada yang berkapasitas 50 liter.  Fermentor adalah suatu alat dengan sistem yang mampu menyediakan sebuah lingkungan biologis yang dapat menunjang terjadinya reaksi biokimia dari bahan mentah menjadi bahan yang dikehendaki, misalnya dalam pembuatan dan memperbanyak bahan vaksin alat ini sangat dibutuhkan. Disamping alat tersebut fasilitas produksi dan peralatan laboratorium di PPII terdapat alat Freeze drying, Sprey drayer, Spektrofometer, Centrifuge, Kabinet Laminar, evaporator, mixer dan lain-lain.

Ana dan Muhamad Ridwan S. Far., memandu dan menjelaskan terkait fasilitas yang ada di PPII terutama yang berkaitan dengan peralatan produksi yang mereka butuhkan. Selama di pilot plan Ridwan memaparkan secara langsung peralatan laboratorium terkait proses dan cara kerja alat fermentor serta peralatan analisa proses produksi yang ada di pilot plan. Dengan adanya ketertarikan selama kunjungan, lebih lanjut mereka berencana akan mengadakan kerja sama yang akan dipersiapkan dalam bentuk proposal.

PPII sangat terbuka untuk kerja sama dengan industri baik dalam fasilitasi industri maupun untuk alih teknologi. PT. Kalbe Farma, Tbk., memaparkan ketertarikannya untuk menggunakan fasilitas di PPII LIPI, meskipun masih ada beberapa hal yang harus dibenahi dalam kerja sama ini, dan kedua belah pihak akan berusaha untuk merealisasikan kerja sama ini sesuai kapasitas masing.

Kunjungan kali ini ditutup dengan diskusi bersama di ruang rapat Pilot Plant 3 dengan peneliti yang terkait dengan kerja sama ini, diantaranya Dr. rer. nad Wien Kusharyoto, Ahmad Thontowi, M.Si, dan Dr. Masteria Yunovilsa Putra. (dk/ah/ed:yl)