Percepatan Tracking, Dinkes Kab. Bogor Gandeng LIPI

Percepatan Tracking, Dinkes Kab. Bogor Gandeng LIPI

Hingga saat ini belum ada obat atau vaksin untuk virus corona (Covid-19). Para ilmuwan di berbagai negara pun berlomba-lomba untuk membuat antivirus dan vaksin dari penyakit ini. Terkait hal tersebut banyak para peneliti di dunia salah satunya di Indonesia pun sedang melakukan pengujian SarsCov-19 tersebut.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sebagai lembaga riset dan satu-satunya lembaga riset yang memiliki Laboratorium Biosafety Level-3 (BSL-3) menjadi laboratorium pemeriksa Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) SARS-CoV2 atau Covid-19. Banyak pihak baik dari instansi pemerintah maupun swasta ingin melakukan uji coba atau penelitian bersama di Laboratorium BSL-3 tersebut.

Selasa (26/05) Pusat Pemanfaatan dan Inovasi IPTEK (PPII) LIPI mengadakan pertemuan daring bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Pertemuan ini membahas kerjasama pengujian sampel Covid-19 dalam rangka percepatan tracking kasus di wilayah Kabupaten Bogor.

“Selama ini kami sudah melakukan pengujian, dan yang kami sediakan adalah alat dan SDM-nya”, tutur Yan Rianto, Plt. Deputi Ilmu Hayati LIPI sekaligus Kepala PPII LIPI.

Pertemuan Daring PPII LIPI dengan Dinas Kab. Bogor

Adang Mulyana selaku Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor mengatakan bahwa Kab. Bogor masih membutuhkan bantuan untuk pengujian Covid-19 mengingat bahwa pengujian yang dilakukan bersama IPB masih terbatas. “Selama ini IPB hanya bisa menerima 30 sampel per hari dari kami, sedangkan kami mendapat sampel dari puskesmas sebanyak 50 sampel per hari. Dan sampel dari rumah sakit kami prioritaskan agar diagnosa cepat dilakukan, sedangkan dari lapangan belum terakomodir”, Adang menjelaskan.

Hadir pula dalam pertemuan Puspita Lisdiyanti selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 LIPI sekaligus Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi. Lilis menjelaskan aturan penerimaan sampel dan kebutuhan yang perlu dipersiapkan Dinkes Kab. Bogor saat mengirim sampel agar sampel yang diterima tim penguji aman dan tidak terkontaminasi. Lanjut Rifki Sadikin selaku tim IT dari P2 Informatika LIPI yang menyediakan layanan online uji Covid-19 menjelaskan SOP yang diterapkan LIPI dalam menerima layanan uji Covid-19 serta perjanjian yang akan disepakati kedua belah pihak. Turut hadir Roni Ridwan selaku tim logistik serta Ana Harlina selaku tim Administrasi.

Mengingat banyaknya antrian sampel yang akan diuji dan semakin bertambah  pengambilan sampel di lapangan oleh Dinas Kesehatan Kab. Bogor , Adang meminta kepada LIPI agar pengiriman sampel dapat dimulai hari ini. Menanggapi apa yang disampaikan Adang, Yan dan tim Gugus Tugas Covid-19 menyatakan siap untuk bekerjasama. “LIPI juga mengadakan pelatihan dan on job training terkait Covid-19 yang diperlukan oleh para stakeholder maupun akademisi”. Pungkas Yan. (S.N/THP)