SHARING KNOWLEDGE ONLINE “LEARNING LEADERSHIP” SIVITAS PPII

SHARING KNOWLEDGE ONLINE “LEARNING LEADERSHIP” SIVITAS PPII

Wabah covid-19 tengah melanda dunia tak terkecuali di Indonesia, dan hingga kini masih berlangsung. Salah satu dampak dari wabah ini adalah pemerintah Indonesia memberlakukan Work From Home (WFH) bagi kebanyakan pegawai pada instansi-instansi baik pemerintah maupun swasta termasuk LIPI. PPII LIPI sebagai salah satu satuan kerja di bawah LIPI tentunya ikut melaksanakan kebijakan dan anjuran pemerintah demi meminimalisir kontak antar masyarakat. Namun dengan adanya kebijakan WFH tersebut, PPII LIPI masih menjalankan tugas dan fungsinya, diantaranya melakukan kegiatan sharing knowledg diantara sivitas dengan sistem online menggunakan aplikasi zoom meeting. Aplikasi ini membantu proses kegiatan dengan konferensi jarak jauh sehingga menjadi lebih praktis, efisien dan nyaman tanpa mengurangi esensi dari tujuan kegiatan ini.

Sharing Session Sivitas PPII tentang leadership

Dr. Yan Rianto, M.Eng selaku Kepala Pusat Pemanfaatan dan Inovasi IPTEK (PPII) LIPI yang menginiasi kegiatan sharing knowledge tentang leadership dikala WFH. Materi bersumber pada e-book James M. Kouzes dan Barry Z. Posner berjudul “Learning Leadership”. E-book tersebut terbagi menjadi beberapa bab dan masing-masing sivitas akan membahasnya di setiap sesi sesuai jadwal pembagian bab dan waktunya. Setiap sivitas mengkaji, mempresentasikan dan mendiskusikannya dalam forum pertemuan secara daring (online). Untuk kali pertama M. Ridwan. S.Kom dan Pradhini Digdoyo mempresentasikan materi ini masing-masing  membahas 2 bab pada Kamis 9 April 2020 mulai pukul 10.00 WIB.

Pada diskusi virtual ini, Kepala Bidang Manajemen Kekayaan Intelektual Harini Yaniar, S.Si.,M.Ki memimpin jalannya diskusi dan proses tanya jawab antara presenter dan peserta diskusi. Mengutip kesimpulan apa yang disampaikan Ridwan diantaranya bahwa kepemimpinan harus mampu membuat perbedaan, dalam artian perubahan secara signifikan ke arah yang lebih baik atau dari kondisi buruk menjadi baik, dikatakannya pula bahwa kepemimpinan bukan mitos dan setiap orang dilahirkan sebagai pemimpin serta kepemimpinan itu harus dilatih.

Pradhini Digdoyo (red.kanan atas) sedang presentasi tentang leadership

Sementara dari Pradhini banyak hal yang disampaikan berkaitan kepemimpinan, antara lain setiap orang mempunyai kesempatan untuk memimpin dengan ciri khasnya masing-masing. Dalam buku tentang kepemimpinan ini menyebutkan bahwa setiap orang mempunyai kemampuan untuk menjadi pemimpin tetapi tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk memimpin dan kemampuan untuk memimpin adalah anugerah dimana kemapuan ini bisa dikembangkan dan jiwa kepemimpinan itu tidak harus jd pemimpin tetapi bisa diterapkan dengan menhandle kegiatan kecil, dan memotivasi serta mendorong rekan-rekannyadi sekitarnya.

Ada lima aspek penting seorang pemimpin teladan yaitu model the way (clarify values and set example), inspire and share vision (envision the future and enlist others), challenge the process (search opportunities and experiment), encourage the heart (recognize contribution and celebrate values and vactories), Enable other to act (foster collaboration and strengthen other). Kelima aspek ini semakin sering diterapkan semakin baik untuk mengarah menjadi pemimpin yang ideal.

Memetik dari kegiatan ini adalah sivitas PPII memperoleh dan menambah pengetahuan yang berkaitan dengan topik leadership dan dapat berbagi pengalaman apa yang telah kita ketahui kepada yang lain, selebihnya dapat bersilaturahim serta mempererat keakraban sesama sivitas. Kegiatan pertemuan sharing knowladge ini akan berlangsung terus selama WFH dengan jadwal yang telah ditentukan. (DK/YL)